JUALANNYA DAN KENYATAANNYA KOK BEDA?
JUALANNYA DAN KENYATAANNYA KOK BEDA?
Kaum muslimin jangan terkecoh dengan slogan-slogan manis dan propaganda sok suci dari HTI. Karena yang dibilang itu beda dengan yang dilaksanakan.
Bilangnya, dengan khilafah syariat Islam dapat terlaksana, hudud bisa ditegakkan, kehormatan bisa dijaga, berbagai pembebasan terealisasi, Islam dan kaum muslim menjadi mulia. Dan bla...bla....bla....
Kedengarannya memang enak ditelinga, seajan-akan seluruh perjuangannya untuk Islam dan kaum muslimin. Benarkan demikian? Benarkah perjuangan Hizbut Tahrir itu gerakan keagamaan, dan bukan gerakan politik?
Coba kita lihat fakta di lapangan. Perhatikan mulut manis mereka dalam mempengaruhi orang agar ikut agenda HTI, " Mari kita perjuangkan khilafah. Khilafah itu milik umat Islam, umat Islam dengan aliran apapun. Khilafah bukan milik HTI. HTI tidak peduli siapapun yang jadi khalifahnya kelak, HTI tidak urusan dengan kandidat khalifah, yang penting khilafah terbentuk".
Seperti itulah propaganda iklan HTI. Pertanyaannya,benarkah HT/HTI tidak peduli dengan siapa khalifahnya kelak sebagaimana propagandanya? Ternyata tak semanis yang diucapkan. Mereka ternyata target utamanya mengincar kursi khalifah.
Lihat Syeikh Atha' bin Khalil Abu Rasyta "telah mendeklarasikan diri" menjadi khalifah. Ternyata benar pernyataan bahwa HT/HTI itu gerakan politik, bukan gerakan keagamaan. Tujuannya merebut kekuasaan hingga mereka berhasil menerapkan ideologi tahririyah dan syariat an-Nabhaniyah,bukan ideoligi dan syariat Islam sebagaimana yang digembar-gemborkan selama ini.
(Nun Alqolam)
Follow Instagram HWMI :
https://www.instagram.com/hubbul_wathon_
#HubbulWathonMinalIman
Kaum muslimin jangan terkecoh dengan slogan-slogan manis dan propaganda sok suci dari HTI. Karena yang dibilang itu beda dengan yang dilaksanakan.
Bilangnya, dengan khilafah syariat Islam dapat terlaksana, hudud bisa ditegakkan, kehormatan bisa dijaga, berbagai pembebasan terealisasi, Islam dan kaum muslim menjadi mulia. Dan bla...bla....bla....
Kedengarannya memang enak ditelinga, seajan-akan seluruh perjuangannya untuk Islam dan kaum muslimin. Benarkan demikian? Benarkah perjuangan Hizbut Tahrir itu gerakan keagamaan, dan bukan gerakan politik?
Coba kita lihat fakta di lapangan. Perhatikan mulut manis mereka dalam mempengaruhi orang agar ikut agenda HTI, " Mari kita perjuangkan khilafah. Khilafah itu milik umat Islam, umat Islam dengan aliran apapun. Khilafah bukan milik HTI. HTI tidak peduli siapapun yang jadi khalifahnya kelak, HTI tidak urusan dengan kandidat khalifah, yang penting khilafah terbentuk".
Seperti itulah propaganda iklan HTI. Pertanyaannya,benarkah HT/HTI tidak peduli dengan siapa khalifahnya kelak sebagaimana propagandanya? Ternyata tak semanis yang diucapkan. Mereka ternyata target utamanya mengincar kursi khalifah.
Lihat Syeikh Atha' bin Khalil Abu Rasyta "telah mendeklarasikan diri" menjadi khalifah. Ternyata benar pernyataan bahwa HT/HTI itu gerakan politik, bukan gerakan keagamaan. Tujuannya merebut kekuasaan hingga mereka berhasil menerapkan ideologi tahririyah dan syariat an-Nabhaniyah,bukan ideoligi dan syariat Islam sebagaimana yang digembar-gemborkan selama ini.
(Nun Alqolam)
Follow Instagram HWMI :
https://www.instagram.com/hubbul_wathon_
#HubbulWathonMinalIman

No comments for "JUALANNYA DAN KENYATAANNYA KOK BEDA?"
Post a Comment