Jangan Mengkotak-kotakkan NU

Jangan Mengkotak-kotakkan NU (Aswaja) Hanya Karna Perbedaan Pendapat Dan Politik

Banyak Dari Kita Yang Kurang Sepakat Dengan Ulama-ulama NU Yang Mungkin Kurang Sepaham Dan Sejalan Dengan PBNU, Justru itu Yang Membuat NU Semakin Terkotak-kotak Oleh Jema'ahnya Atau Kita Sendiri.

Sepertihalnya Sebuah Negara, Ada Petahana Dan Oposisi, Padahal Jika Kita Fikir Secara Matang Tujuan Keduanya Sama Yaitu Membangun, Memajukan Negara Itu Sendiri.
Soal Menang Kalah Itu Kehendak Allah, Kita Hanya Sebagai Perantara Atau Sebab Musababnya Saja.

Dalam NU Sendiri Banyak Yang Beranggapan Ulama-ulama Yang Tidak Begitu Dekat Dengan Kyai Said Aqil Siradj Itu Bukan NU, Atau NU-GL Bahkan Ada Saja Orang Yang Memusuhi Sesama NU Dan Ulama Yang Dinilai Kurang Dekat Dengan NU Dengan Dalih Yang Tidak Adil Atau Menurut Dirinya Sendiri, Perbedaan Seperti Itu Pernah Terjadi Ketika KH. As'ad Syamsul Arifin Dahulu Yang Kurang Sejalan Dengan KH.Abdurrahman Wahid (GusDur) Banyak Hal Yang Kadang Membuat Beliau-beliau Berbeda Pendapat Karna Sejatinya Allah Memberikan Pikiran (Akal) Hati Hingga Sifat Pada Hambanya Masing-masing. Tapi Perbedaan Tersebut Tidak Boleh Dijadikan Sebuah Alasan Untuk Bermusuhan Apalagi Memutuskan Sebuah Silahturahim Dan Persaudaraan.

Kita Sebagai Warga NU Biasa, Tidak Boleh Memiliki Su'udzon, Berburuk Sangka Pada Kyai-kyai Yang Mungkin Ada Yang Kurang Kita Sukai Saat Ini Hanya Karna Berbeda Pendapat.

Jadikan Perbedaan Tersebut Menjadi Sebuah Kekuatan Tersendiri Bagi NU, Tidak Mungkin Kita Semua Bisa Sama, Tetap Saling Menghargai, Saling Berprasangka Baik Kepada Semua Orang, Karna Tugas Iblis Selalu Membisiki Kita Untuk Saling Berburuk Sangka, Menghasut Kita Agar Membenci Sesamanya.

Potret : Buya Yahya (Al-Bahjah) Bersama Al-Imam An-Nahdliyah Habib Luthfi Bin Yahya, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf.

Berbeda Itu Biasa Dan Wajar
Saling Fitnah Dan Hujat Itu Kurang Ajar...

[ Haddi VJB ]

#JumatBerkah
#TerusBerNU
#TerusBerislam
#NU_RahmatanLilAlamin

Nahdliyin Online

No comments for "Jangan Mengkotak-kotakkan NU "