Manusia dan Pola Fikirnya

"Manusia dan Pola Fikirnya"
Oleh: Al fakir Abd Rohim Fiama


Manusia adalah mahluk yg diciptakan sebagi mahkluk sosialis, sehingga antara manusia satu dg yang lainnya saling membutuhkan dalam melangsungkan kelangsungan hidupnya.
Manusia sebagai mahkluk sosialis juga dibekali akal yg sempurna diantara mahkluk ciptaan tuhan lainnya. Akal manusia terus berkembang dan berkembang disebabkan rasa keingin tahuan yang berkembang pula.
Dengan keadaan yang dibekali kemampuan berfikir itulah (akal) yang mendorong manusia menciptakan hal-hal inovatif dan praktis.
Kita lihat bagaimana pesatnya perkembangan teknologi masa kini yang semakin hari semakin meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya.
Hal itu tidak luput dari perkembagan pola fikir (akal) manusia sehingga dapat menemukan dan menciptakan hal-hal baru.
hal-hal baru  seakan menjadi kompetisi dalam menemuakan dan menciptakannya apalagi dalam segi keunggulan kualitas dan kuantitas dari sebelumnya sesuatu yg telah tercipta.
Kita lihat sperty halnya jika dulu orang kendaraannya andong maka sekarang sudah banyak yg beralih pada mobil dan jika dulu transaksi itu harus secara berhadapan namun sekarang sudah dapat via internet.
Hal-hal seperty itu, muncul dari perkembangan pola fikir (akal) dan rasa keingin tahuan manusia tentang hal-hal baru yang praktis dan berkualitas.

Maka Perkembangan pola fikir (akal) manusia dapat kita lihat dari potret pola hidup manusia dan lingkungannya yang semakin hari, berubah.

No comments for "Manusia dan Pola Fikirnya"